Pengabdian ITNY : Desain Ruang Publik Tepian Sungai Dukuh Nglebeng Desa Tamanan

Diah Pratita 30 April 2019 09:42:13 WIB

Senin (22/04/2019) Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Institut Teknologi Nasional Yogyakarta memberikan produk desain ruang publik tepian sungai Padukuhan Nglebeng, Desa Tamanan, Kecamatan Banguntapan. Produk desain ini merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh bapak Dwi Kunto Nurkukuh, ST., MT beserta mahasiswanya, Gordianus Jemadi. Kegiatan pengabdian perencanaan ruang publik tersebut dimulai sejak tanggal 1 Desember 2018.

Ruang publik tepian sungai merupakan inisiasi dari warga masyarakat padukuhan Nglebeng yang melihat lahan pinggiran sungai sebagai potensi. Selain lokasi yang strategis karena dekat dengan jalan lingkar selatan Yogyakarta juga terletak pada tempuran yaitu pertemuan dua cabang sungai. Dengan penyediaan ruang publik ini harapannya juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar dan mampu meningkatkan interaksi sosial.

Penyediaan ruang publik tepian sungai ini mengusung konsep edutainment yaitu mewadahi kegiatan pendidikan dan hiburan. Beberapa ruang yang direncanakan dalam ruang publik tersebut seperti ruang outbound dan playground, ruang fitness, taman labirin, perpustakaan, ruang kuliner, ruang teater, toilet, mushola, parkir, peternakan, kolam terapi ikan, serta kebun bunga. Beberapa spot swafoto juga disediakan dengan pemandangan sungai yang indah. Ruang publik hadir menjadi wadah kegiatan bagi masyarakat juga menjadi alternatif lokasi rekreasi di Desa Tamanan dan Kabupaten Bantul.

Komentar atas Pengabdian ITNY : Desain Ruang Publik Tepian Sungai Dukuh Nglebeng Desa Tamanan

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
Isikan kode Captcha di atas
 

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

Produk Unggulan Desa

Lagu Bagimu Negeri

Pengumuman

...Ketikkan Pengumuman disini....

Kalender

Lokasi Tamanan

tampilkan dalam peta lebih besar